“Kasus DBD ini merupakan kasus yang selalu ada setiap tahunnya dan akan meningkat sesuai dengan musimnya. Akhir-akhir ini minggu pertama di bulan Januari, kasus DBD mengalami peningkatan,” kata dr. Hasmudin, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga: Sukses Tekan Kasus DBD, Masyarakat Diimbau Dukung Inovasi Nyamuk Wolbachia di Sulawesi Tenggara
Dia berharap jika ada masyarakat yang terkena penyakit DBD, segera melapor ke Dinas Kesehatan terdekat agar dilakukan fogging untuk pencegahan, supaya membatasi pergerakan nyamuk-nyamuk aedes agar tidak lebih banyak lagi.
Sementara Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kendari, Elfi, mengimbau masyarakat yang mengalami demam, muntah, diare dan terdapat bintik-bintik merah yang merupakan ciri khas dari penyakit DBD, agar segera dibawa ke puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan terdekat.
“Masyarakat yang terkena gejala DBD agar segera dibawa ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat. Semua puskesmas atau pelayanan kesehatan di Kota Kendari sudah siap melayani pasien kasus DBD,” jelas Elvi, Kamis (11/1/2024). (A)
