Baca Juga: Minim Peralatan, DPRD Kolaka Utara Ragu Pengaspalan Ruas Jalan Lelewawo-Porehu Kelar Tepat Waktu
"Kalau tidak, tentu yang dirugikan adalah masyarakat. Ini dana Inpres jikalau pekerjaan tidak selesai, ke depannya Kolaka Utara akan sulit lagi mendapatkan dana tersebut. Kami sarankan tambah armada," imbuhnya.
Selanjutnya, kuat dugaan pengaspalan ruas jalan Lelewawo-Porehu dikerjakan tidak sesuai bestek. Batu pecah yang kontraktor gunakan kurang, bahkan di beberapa ruas tidak ditemukan batu pecah.
Hari ini Satker Balai Jalan Nasional Wilayah I Sulawesi Tenggara akan mengevaluasi langsung pekerjaan kontraktor.
"Pihak satker Balai Jalan kemarin bertolak dari Kendari ke Kolaka Utara, rencananya hari ini mereka akan turun langsung melihat kondisi pekerjaan di sana," kata Mustamrin.
