Baca Juga: IAIN Kendari Bakal Terbitkan Terjemahan Al-Quran Bahasa Tolaki
"Ada beberapa mata pelajaran yang sekarang sangat kurang gurunya, seperti guru olahraga masih kurang baik di tingkat SD dan SMP, serta Bimbingan Konseling (BK) untuk di jenjang SMP, dan tentunya ini menjadi sebuah problem dan persoalan. Untuk itu, kita harapkan kekurangan demi kekurangan ini, bisa segera diatasi dengan cepat. Agar proses belajar itu betul-betul bisa berjalan dengan efektif dan lancar," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, salah seorang orang tua siswa, Muliyati mengatakan bahwa ini menjadi sebuah problem yang cukup serius, di mana pendidikan yang menjadi ujung tombak majunya suatu daerah, malah harus kekurangan tenaga pengajar.
"Semoga ini menjadi perhatian besar bagi pemerintah, untuk mengatasi masalah ini. Karena bagaimana kita mau maju jika tenaga pengajarnya saja kurang. Sehingga harapan besar kami sebagai orang tua adalah, guru harus bisa terpenuhi untuk bisa mendidik anak-anak dengan baik, dan mampu menciptakan generasi cerdas dan berkualitas," ujarnya. (A)
Penulis: Muhammad Ilwanto
