Di Dinas Catatan Sipil misalnya, dengan layanan digital pelayanan bisa dilakukan hingga 700 layanan yang diberikan mulai dari pembuatan KTP hingga perbaikan data administrasi kependudukan.
"Kita akan terus memastikan program digitalisasi dan elektronifikasi transaksi keuangan di Kota Kendari bisa menjadi pilot project sekaligus bisa memotivasi teman-teman di seluruh daerah khususnya di Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Selain itu juga, Wali Kota Kendari mengungkapkan di Pemerintah Kota Kendari sudah hampir 100% aktivitas keuangannya menggunakan digitalisasi dan elektronifikasi.
Baca Juga: Pilkades Serentak di Konawe Diundur Oktober
Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara, Arjaya Dwi Raya mengatakan, digitalisasi merupakan salah satu solusi untuk memperluas inklusi keuangan di masyarakat.
