"Ketika saya di Jakarta, saya melihat di Instagram, teman saya adalah temannya Gus Miftah. Tapi saya tidak tahu dia siapa," ucap wanita yang di negara asalnya bekerja di salah satu perusahaan otomotif sebagai mekanik dan pemain motor cross itu.

Audur pada akhirnya bisa bertemu dengan Gus Miftah. Dia bertemu dengan Gust Miftah saat ulama tersebut menjadi pengisi acara di salah satu televisi swasta.

"Setelah 10 menit bertemu. Dia bilang sama saya ingin menjadi seorang muslimah. Kita tuntun dia untuk bersyahadat," tutur Gus Miftah dalam channel YouTube miliknya.

Audur mengaku sebenarnya sudah lama tertarik dengan ajaran agama Islam. Akan tetapi lingkungan terdekatnya belum membuatnya semakin mantap.

"Menurut saya dulu agama itu fiksi. Perbedaan yang saya rasakan setelah masuk Islam, saya merasa lebih baik. Saya bisa hidup dengan aturan. Saya ingin memperlajari banyak tentang Islam," kata Audur, seperti dikutip dari detik.com.