"Mama saya malah tertawa dan bertanya apa saja alasannya? Kakek mengira saya sedang tidak sadar. Saya tidak apa-apa dan saya sadar dengan keputusan saya," jelasnya.

Ia pun enggan kembali ke negara asalnya karena di Islandia tidak ada masjid untuk beribadah dan umat Islam menjadi kaum minoritas. Audur mengaku kini merasa bahagia setelah memeluk agama Islam.

"Mungkin ketika saya di sana, saya akan dibully. Saya akan tinggal dan berkarier di Indonesia. Saya harap bisa menjadi wanita muslimah yang lebih baik lagi," tutupnya. (C)

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Haerani Hambali