Baca Juga: 9 Aturan Baru Pangeran Mohammed bin Salman, Jadikan Arab Saudi Lebih Sekuler
Kebanyakan dari mereka adalah buruh migran dan mahasiswa yang memanfaatkan biaya sewa murah yaitu hanya sekitar USD20 atau setara dengan Rp 256 ribu per bulan.
Sementara itu, rata-rata harga sewa bulanan sebuah apartemen di Kota Beijing mencapai RMB4.550 atau setara dengan Rp 8,8 juta.
Ide perusahaan bawah tanah ini muncul setelah populasi Beijing meledak pada tahun 2003. Di antaranya karena jumlah pendatang dan meningkatnya perumahan dengan harga murah.
Dilansir dari Kompas.com, banyak juga orang yang telah hidup di area itu selama beberapa dekade dengan beberapa orang lainnya mulai keluar karena sudah cukup 'tabungan' untuk membeli apartemen 'di atas' tanah.
