Baca juga: Sekolah di Muna dan Mubar Tidak Terakreditasi Dianggap Ilegal

Dari pantauan Telisik.id di lokasi kejadian, sampai saat ini masyarakat Desa Kalu-kaluku masih melakukan pencarian untuk satu orang bocah inisial RM lainnya yang hingga kini belum ditemukan.

Menurut Kepala Desa Kalu-kaluku, Ahmad Randi SE, kejadian bermula saat dua orang korban R dan RM terseret arus laut.

"Melihat mereka terseret arus, korban A berinisiatif menolong, namun naas dia juga ikut terseret arus laut, dan dinyatakan meninggal saat berada di Puskesmas Mala-mala," kata Ahmad Randi, Rabu (1/6/2021).

Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, maupun pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolut terkait kejadian tersebut. (B)