KENDARI, TELISIK.ID - Puluhan warga Sulawesi Tenggara jadi korban investasi bodong hingga rugi ratusan juta rupiah. Tidak terima dengan hal tersebut, beberapa korban melaporkan pelaku ke aparat kepolisian.
Salah satu korban berinisial EF bercerita, kasus penipuan ini bermula saat pelaku membujuk para korban untuk menginvestasikan dana mereka dengan iming-iming keuntungan berlipat ganda.
Para korban tergiur karena pelaku bernama Nurfaidah, berhasil menjalankan bisnisnya dengan lancar dan amanah. Di awal-awal investasi, keuntungan berjalan lancar, namun ketika nilai investasi bertambah, uang yang dikembalikan mulai macet.
Setelah berbulan-bulan, para korban meminta kembali dana mereka, namun pelaku mulai menghindar dan hilang kontak.
