Baca Juga: Suami Sakit Paru-Paru, Istri jadi Tulang Punggung Keluarga Sebagai Pemulung
Hasil dari mulung ia kumpulkan sedikit demi sedikit lalui ia timbang. Sekali menimbang biasanya ia mendapatkan Rp 500 ribu. Dalam sebulan, biasanya dia menimbang dua kali. Tentu saja hasilnya pas-pasan, untuk makan saja kadang tak cukup.
"Sekali menimbang biasanya dapat Rp 500 ribu nak," ucapnya saat ditemui Telisik.id di salah satu tempat pembuangan sampah, Jumat (18/11/2022).
Saat itu sedang hujan gerimis. Tapi tidak menghalanginya untuk tetap mengais rezeki, lewat botol-botol bekas yang bagi orang lain justru dianggap barang tidak berguna. Hanya itu yang bisa dia lakukan untuk membantu suaminya mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Setiap hari, ia mulai memulung dari pukul 10.00 pagi. Ia pulang tidak menentu, terkadang ketika merasa capek ia akan pulang untuk berganti dengan suaminya.
