KENDARI, TELISIK.ID - Tema multisemesta dalam dunia perfilman bukanlah hal yang baru, namun akhir-akhir ini tema itu semakin banyak digunakan, apalagi semenjak film-film superhero seperti Spider-Man: No Way Home (2021).
Baru-baru ini film superhero dengan tema multisemesta kembali tayang, dari alam semesta DC Extented Universe (DCEU) berjudul The Flash. The Flash sendiri merupakan film lanjutan dari Justice League: The Snyder Cut (2021).
Sesuai Judulnya, The Flash hadir dengan cerita utama dari event komik Flashpoint, di mana Barry Allen yang memakai jubah Flash merusak garis waktu utama demi dapat hidup kembali bersama keluarganya.
Baca Juga: Tidak Laku, Film Animasi Terbaik Tahun ini Gagal Bersaing di Kendari
Namun, prosesnya tersebut justru menghancurkan garis waktu, di mana di garis waktu yang terbaru Batman tersebut adalah Batman tua yang aktif di era 70-an, diperankan oleh Michael Keaton, dan Super-Man yang berbeda jenis kelamin yaitu Kara Zol-el dan menjadi Super-Girl.
