Laku yang menyertai Ramadan adalah zakat fitrah. Amal puasa hanya akan terkatung-katung tanpa kejelasan tanpa zakat fitrah.

Zakat fitrah selain sebagai tuntut syariat ia menyirat tuntun gerak filantropi. Kepedulian sosial, kebermanfaatan sosial, menjadi tirakat alumni ramadan.

Rasulullah SAW berpesan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk sesamanya. Di kali lain beliau SAW mewanti-wanti, belum beriman seseorang sebelum mencintai saudara (muslimin lainnya/manusia umumnya), seperti mencintai dirinya sendiri.

Baca juga: Keistimewaan Menikah di Bulan Syawal yang Dilakukan Rasulullah

Ramadan telah berlalu, tapi Ramadan menitip pesan agar atsarnya menjadi laku. Ramadan akan terus seperti itu, bahkan tahun hijriah selanjutnya, selanjutnya, dan selanjutnya. Hingga, alumninya meresapi, menyelami, melebur dalam harmoni atsarnya.