Senam sebagai aktivitas fisik menjadi salah satu kegiatan aksi bergizi yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Ist.

 

Kegiatan aksi bergizi dilakukan dengan tiga intervensi utama, yaitu kegiatan sarapan dan minum tablet tambah darah bersama di sekolah/madrasah setiap Minggu, edukasi gizi yang bersifat multi sektor dengan tujuan mempromosikan asupan makan yang sehat dan aktivitas fisik dan komunikasi untuk perubahan perilaku yang relevan juga komprehensif.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan dan diintegrasikan dengan program-program pembangunan yang ada di lima kabupaten tersebut, terutama dalam dalam membangun pengetahuan dan pemikiran kritis siswa terkait gizi dan kesehatan remaja.

Baca Juga: Pendaftaran PPK Libatkan Dinas Dikmudora

Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan, I Kadek Sutomo mengatakan, gerakan aksi bergizi diintegrasikan bersama Trias UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.