Tak hanya bantuan dana, Disperindag Sultra bakal menyiapkan mesin produksi baru berkapasitas industri. Diprediksi mampu menghasilkan olahan kakao setengah jadi lebih besar dari kapasitas pabrik yang ada saat ini.
"Mungkin minggu depan mereka akan ke Jember, melihat kondisi mesin di sana," ujarnya.
Sebelumnya, Disperindag Sultra sudah melakukan kunjungan dan observasi langsung melihat kondisi mesin serta sarana dan prasarana pendukung hilirisasi industri kakao di lokasi Kakao Center Desa Ponggiha, Kecamatan Lasusua.
