Baca Juga: Kekurangan Fasilitas, Guru di Sekolah Ini Menjual di dalam Kelas Meski Diprotes Orang Tua Siswa

AR mengaku, melakukan aksi tersebut karena merasa tertekan oleh larangan orang tuanya. Sering keluar malam dan sering dianiaya oleh ayahnya, SJ, membuatnya stres, ditambah kehilangan handphone yang menjadi puncak tekanan psikologis.

AR kini dalam pembinaan di Polsek Kemaraya. Kapolsek dan kepala sekolah berupaya memberikan dukungan serta bantuan psikologis guna membantu AR mengatasi masalahnya.

Orang tua Aditya, SJ dan ibu tirinya H, diinformasikan langsung mengenai insiden tersebut. Mereka diminta terlibat aktif dalam mendukung proses pemulihan AR dan merencanakan langkah-langkah pencegahan di masa mendatang. (B)

Penulis: Erni Yanti