“Apalagi adanya rencana kenaikan cukai rokok 2022 ini membebani, terutama bagi SKT. Sejak 2015, SKT mengalami penurunan karena kenaikan cukai yang drastis dalam setiap tahunnya. Hal ini menjadi pukulan berat bagi Jatim,” jelas pria Wakil Ketua FSP RTMM Jawa Timur.

Baca Juga: Erick Thohir Respon Kemarahan Risma Soal Bansos Tak Cair di Bank BUMN

Baca Juga: Demokrasi Indonesia Mahal, Fahri Hamzah: Jangan Heran Pejabat Korupsi

Menurut Suwandy, selama ini industri sangat terpukul akibat pandemi COVID-19.

Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga telah mempengaruhi biaya operasional pabrik, serta menyebabkan adanya penurunan produksi.