Rico menjelaskan, peserta tersebut sempat mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pendidikan pada Senin (22/6/2026). Kondisi kemudian memburuk hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Meski telah dilakukan perawatan, kondisi kesehatan Novia tidak membaik hingga dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (23/6/2026).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis (TB),” ujar Rico.

Sebelumnya, dua peserta SPPI lainnya juga meninggal dunia saat mengikuti program latihan dasar kemiliteran yang menjadi bagian dari pembekalan calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Baca Juga: Aturan Denda Rp 100 Juta Calon Manajer Kopdes Merah Putih yang Mundur Resmi Dicabut, Ini Alasannya