JAKARTA, TELISIK.ID - Persaingan antar kontestan untuk memenangkan Pemilu 2024 dipastikan sulit dihindarkan. Karena itu, aparat negara diminta tidak mudah dimobilisasi untuk mendukung kontestan tertentu.
Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Andi Widjajanto, mengingatkan TNI harus netral dan tidak terlibat politik praktis dalam menghadapi Pemilu 2024.
Menjunjung tinggi profesionalisme dan netralitas, kata Andi, adalah inti sejati karakter TNI, terutama dalam konteks Pemilu dan Pilpres. Sehingga, mempertahankan nilai-nilai tersebut, TNI dapat menjalankan peranannya dengan integritas tinggi serta memberikan kontribusi positif dalam proses demokrasi bangsa.
“Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI secara tegas mengatur soal netralitas TNI dan tidak boleh berpolitik praktis,” tegas Andi dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (12/11/2023).
Baca Juga: Megawati Sebut Kecurangan Pemilu Mulai Terlihat, Anies Fokus Agenda Perubahan untuk Keadilan
