Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut mencerminkan falsafah hidup masyarakat Buton yang menjunjung tinggi kebersamaan, penghormatan, dan kesetaraan sosial.

Selain memiliki nilai sakral, Pemerintah Kota Baubau juga melihat potensi besar tradisi Kasambu-sambu sebagai daya tarik wisata budaya, khususnya di Kecamatan Lea-Lea.

Ia berharap, kegiatan adat ini dapat dikembangkan secara profesional guna menarik wisatawan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal tanpa mengurangi makna dan kesakralannya.

Baca Juga: Kerap Dapat Pelanggan Nakal, PSK Cantik Ini Sewa Apartemen hingga Pakai Jasa Pengawal Pribadi

La Ode Darus Salam juga berpesan kepada generasi muda agar tetap menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai identitas yang tidak boleh luntur.