Dari total tersebut, sekitar 60 persen pengguna berasal dari generasi Z dan milenial, berusia 19 hingga 34 tahun. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia juga terjebak dalam fenomena doom spending, yang semakin diperburuk oleh kemudahan akses pinjaman online melalui platform media sosial.

Fenomena doom spending ini membawa kekhawatiran bahwa generasi muda bukan hanya menghadapi tekanan ekonomi, tetapi juga ancaman terjebak dalam hutang.

Baca Juga: Mengenal 4 Potensi Gen Z dalam Bekerja

Menurut survei Intuit Credit Karma pada November 2023, sebanyak 96 persen orang Amerika khawatir dengan keadaan ekonomi, dan lebih dari seperempatnya menggunakan uang untuk meredakan stress yang mereka rasakan.

Tak hanya itu, tren YOLO (You Only Live Once) juga turut mendorong generasi muda untuk berbelanja barang mewah demi merasakan kebahagiaan sementara.