Lebih lanjut, saat sopir dihadapkan dalam kondisi darurat, seharusnya memilih opsi yang bisa meminimalisir risiko. Apalagi keputusan itu diburu dengan waktu dalam hitungan detik.

"Saat darurat dia harus bisa melihat dan mengambil keputusan benar dalam hitungan detik, melalui pencegahan tindakan operasional. Masalah rem, engine stall, ban pecah slip dan lain-lain, apa rumusnya. Harus paham," terang Sony.

Baca Juga: Kejari Muna Lakukan Restorative Justice Perkara KDRT

Dilansir Kabarterkini.com, beberapa netizen lainnya juga beranggapan. Jika rem tersebut blong setidaknya sudah di cek terlebih dahulu oleh pihak pengawasnya beserta supirnya.

Di sisi lain, ada sebuah kabar mengatakan “Supir tersebut memang pernah dibilangin tidak untuk membawa truk tersebut dikarenakan terdapat masalah, tapi sang supir terus ingin membawanya".