CARACAS, TELISIK.ID - Pernyataan Donald Trump tentang rencana penutupan wilayah udara Venezuela memicu gelombang kecaman dari berbagai negara Amerika Latin yang menilai langkah itu mengancam stabilitas kawasan.

Ketegangan hubungan Washington–Caracas memasuki babak baru setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pernyataan melalui media sosial pada Sabtu, 29 November 2025, bahwa wilayah udara di atas dan sekitar Venezuela perlu dipertimbangkan untuk ditutup secara keseluruhan.  

Ungkapan tersebut sontak menimbulkan reaksi keras dari sejumlah negara kawasan yang menilai langkah itu membahayakan keamanan penerbangan dan merusak stabilitas regional.

Trump menuliskan bahwa kebijakan itu perlu dipikirkan usai Washington meningkatkan pengerahan militer di Laut Karibia dengan alasan memberantas penyelundupan narkoba. Sehari setelahnya, Trump mengonfirmasi telah melakukan komunikasi telepon dengan Presiden Venezuela, namun tidak memberikan rincian isi pembicaraan.  

Baca Juga: Retakan Misterius Paksa Pesawat Antariksa Shenzhou-20 Pulang Tanpa Awak, Ada Apa di Orbit China?