KENDARI, TELISIK.ID - Pekerja proyek Dormitory Living Residence oleh PT Polygon Perkasa Indonusa (PPI) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara terpaksa meradang, karena diduga gaji mereka dipangkas hingga mencapai ratusan juta rupiah.
Kronologi itu berawal dari praktik pembayaran pekerja proyek yang dilakukan setiap dua Minggu sekali. Mandor proyek, Akbarudin mengungkapkan ketidakpuasan atas pembayaran yang selalu kurang setiap kali opname dilakukan.
"Sudah empat bulan saya mulai kerja sampai selesai, gaji selalu dikurangi tidak pernah dibayar full," ucap Akbarudin saat ditemui di Kota Kedari, Jumat (17/11/2023).
Baca Juga: Sambangi PN Kendari Puluhan Mahasiswa Teriakan Dukungan dengan Setangkai Mawar Merah
Menurut Akbarudin, perusahaan mengatakan pembayaran yang kurang akan diikutkan dalam opname berikutnya, biasanya dilakukan setiap dua Minggu. Meskipun mandor merasa terpaksa menerima hal itu untuk menjaga keteraturan pembayaran, namun opname-opname berikutnya ternyata juga tidak memperbaiki situasi.
