Untuk itu, seluruh penduduk Muna Barat telah didaftarkan ke BPJS sebagai bagian dari UHC, dan Muna Barat menjadi kabupaten pertama se-Indonesia yang memiliki program kesehatan 100 persen terbuka bagi seluruh penduduknya.

"Kita juga siapkan anggaran bagi disabilitas, tidak mempunyai NIK, masyarakat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), telah disiapkan anggarannya di APBD," pungkasnya.

Selain itu, 2.270 non ASN dan 10.424 pekerja rentan di Muna Barat telah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk dua program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Untuk itu, ia meminta agar seluruh pegawai ber KTP di Muna Barat untuk memenuhi cakupan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga nantinya bisa didaftarkan 100 persen pada BP Jamsostek.

Baca Juga: Masjid Tua di Muna Barat Tak Mampu Lagi Tampung Jemaah