Selain terhadap varian dari India tersebut, Pemprov Jatim juga diminta lebih waspada dalam hal peningkatan pandemi pasca mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Ada sejumlah pemudik bisa lolos dari penyekatan, sehingga perlu waspada. Dari informasi Polda Jatim dijumpai 21 orang terdeteksi positif COVID-19. Ini bahaya sekali sehingga rawan muncul pandemi baru,” jelasnya.

Baca Juga: Hasil Evaluasi Dispar, Pengunjung Objek Wisata Langgar Prokes

Kata Siadi, pihaknya mendukung penuh upaya gubernur Jatim dalam menekan pandemi COVID-19 di Jatim.

”Masyarakat semua rindu akan pandemi ini berakhir. Semua aktifitas ekonomi, pemerintahan, pembelajaran ingin kembali seperti semula. Oleh sebab itu, masyarakat dan Pemprov harus benar-benar sinergi untuk pencegah pandemi COVID-19 hingga mencegah sebaran varian baru B1617 dari India masuk Jatim,” tutupnya. (B)