Namun, kenaikan total utang luar negeri pada Juni 2026 bukan berasal dari utang pemerintah dan sektor swasta. Kedua kelompok tersebut justru mencatatkan penurunan secara bulanan.

Baca Juga: Kabar Baru untuk Calon Pembeli Motor Listrik, Subsidi Ditarget Mulai September 2026

Posisi utang pemerintah turun US$1,03 miliar, dari US$217,33 miliar pada Mei menjadi US$216,29 miliar pada Juni 2026. Meski menurun secara bulanan, nilainya masih meningkat sekitar 2,9 persen dibandingkan Juni 2025.

Sementara itu, utang luar negeri sektor swasta menyusut US$1,96 miliar menjadi US$194,62 miliar. Secara tahunan, posisi tersebut turun sekitar 0,6 persen.

Kenaikan total utang luar negeri terutama berasal dari Bank Indonesia. Posisi utang bank sentral melonjak US$11,31 miliar dalam satu bulan, dari US$31,15 miliar pada Mei menjadi US$42,46 miliar pada Juni 2026.