“Sekarang kan bersaing juga dengan media sosial, jadi banyak orang kadang pesan online dan memang yang paling banyak itu cewek-cewek, apalagi mahasiswa to. Ada yang datang, kadang sama pacarnya,” ujarnya.
Naya menjual baju polkadot dengan harga mulai Rp 100 ribuan. Pakaian tersebut menjadi salah satu pilihan bagi pembeli yang ingin mengikuti perkembangan tren fashion dengan menyesuaikan model busana dan anggaran.
Di kalangan mahasiswa, motif polkadot memiliki daya tarik karena dinilai mampu menghadirkan kesan ceria sekaligus klasik. Hilda, seorang mahasiswa di Kendari, mengatakan motif tersebut memberikan karakter tersendiri dibandingkan motif bunga maupun garis-garis.
“Bagi saya to, polkadot itu punya karakter yang unik. Kalau motif bunga-bunga kan kadang kesannya terlalu feminin, atau kalau garis-garis terlalu formal. Nah, polkadot ini ada di tengah-tengah, dia kesannya playful, ceria, tapi tetap ada sentuhan klasiknya,” ujar Hilda.
Menurut Hilda, motif polkadot dapat membuat penampilan terlihat lebih menonjol meskipun dipadukan dengan model pakaian sederhana. Karena itu, baju tersebut bisa menjadi pilihan untuk OOTD tanpa harus menggunakan busana dengan desain yang rumit.
