Sementara itu, Bunga, mahasiswa lainnya, menilai baju polkadot memiliki tampilan yang menarik. Namun, ia mengatakan kecocokan model pakaian tetap bergantung pada bentuk tubuh dan kenyamanan masing-masing orang.
“Bagus ji, unik kalau kita pakai, kelihatan indah. Saya tertarik karena motifnya menarik, tetapi tergantung juga, karena bentuk tubuh saya agak berisi. Jadi, ada yang cocok dan ada juga yang tidak,” ungkap Bunga.
Bunga juga menilai tren fashion di media sosial dapat memengaruhi pilihan berpakaian mahasiswa. Model yang ramai diperbincangkan sering kali mendorong anak muda untuk mencoba busana serupa.
“Terpengaruh sekali kak, lihat yang viral, langsung diserbu,” katanya.
TikTok dan Instagram menjadi dua platform yang dimanfaatkan Bunga untuk mencari referensi gaya berpakaian. Melalui video rekomendasi busana dan padu padan pakaian, ia dapat menemukan inspirasi yang sesuai dengan selera pribadinya.
