“Jadi khitbah ini dilakukan di pondok tidak datang ke rumah masing-masing,” jelas Nonop dilansir Tribunnews.com.

Baca Juga: 952 Calon PPS di Muna Barat Berebut 258 Kuota

Menurut Nonop, khitbah massal dan pernikahan massal tersebut tujuannya untuk membangun syiar Islam.

Menurutnya, lingkungan pesantren itu tidak mengenal istilah pacaran, namun langsung menikah saja. Nonop menerangkan, kegiatan ini merupakan yang keempat kalinya dan berlangsung setiap tahun.

Proses perjodohan ini pun sudah sesuai pertimbangan dan perhitungan dari dewan kiyai. Sehingga diharapkan menjadi yang terbaik untuk semuanya. (C)