Baca Juga: Proyek Otak Manusia Buatan Ilmuwan Bikin Dunia Ketakutan

Penjelasan ilmiah ini juga diperkuat oleh analisis IFL Science yang menulis bahwa objek barycenter dalam Tata Surya biasanya berada sangat dekat dengan Matahari karena ukurannya yang masif.

Namun, keberadaan planet besar seperti Jupiter dan Saturnus membuat titik pusat gravitasi tersebut sering bergeser ke luar dari tubuh Matahari. Dengan demikian, Bumi tidak sepenuhnya mengorbit satu titik di dalam Matahari, melainkan berputar di sekitar area luar yang menjadi pusat massa bersama.

Astronom planet sekaligus komunikator sains, James O’Donoghue, turut menjelaskan hal ini melalui akun X miliknya. Ia menyebut bahwa secara umum planet-planet tampak mengorbit Matahari, namun secara teknis, gravitasi terbesar dalam sistem Tata Surya berasal dari Jupiter.

“Secara umum para planet mengorbit Matahari, namun secara teknis planet-planet tidak mengorbit Matahari karena gravitasi yang utamanya dari Jupiter, artinya planet mengorbit pada titik baru di luar angkasa,” ujarnya.