Alasan perundungan dua mahasiswa tersebut berasal dari postingan Instagram @anakgundardotco, akun tersebut membeberkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Tegar dan Leroy kepada mahasiswi. Akibatnya, puluhan mahasiwa lainnya marah atas perlakuan kedua mahasiswa ini hingga main hakim sendiri.
Meski keduanya adalah pelaku pelecehan, warganet tampaknya tidak setuju dengan perundungan yang dilakukan para mahasiswa tersebut. Seperti yang ditulis akun Twitter @ordinary_Opl dalam kolom komentar unggahan video tersebut.
Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Belanja Pakai Uang Palsu Ditangkap
"Melakukan pelecehan ke pelaku pelecehan tidak menjadikam seseorang dicap baik, seperti pahlawan ataupun seakan menjadi pembela pembenaran. Justru, menjadikan KLEAN YANG SOK BELA SAMA AJA SAMA YG KALIAN SIKSA ALIAS, APA BEDANYA WOYYY," cuitnya.
Dilansir dari tempo.co, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan menyebut kasus pelecehan seksual di Universitas Gunadarma, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Masalah ini diselesaikan oleh senior-senior korban dan pelaku di kampus.
