KENDARI, TELISIK.ID - Dampak COVID-19 kini dirasakan juga oleh supir Angkot Kendari yang tidak bisa menjalankan pekerjaannya seperti biasanya.
Dampak yang paling dirasakan yakni berkurangnya penghasilan atau bahkan tidak ada sama sekali.
inilah salah satu faktor yang menyebabkan supir Angkot harus terpaksa mempertaruhkan nyawanya untuk menyambung hidup di tengah pandemi COVID-19.
"Mau tidak mau kita harus bawa ini angkot, walaupun saya tau memang sangat bahaya sekali dalam keadaan seperti ini. Karena kita mau makan apa, saya punya anak dan istri, kalau kita mau tunggu bantuan pemerintah sudah mau matimi kelaparan itu baru datangpi bantuan sepertinya," ujar supir Angkot Kota Lama-Kampus UHO, Rahmat, Selasa (14/4/2020).
Baca juga: Pedagang Baju Bekas di Kendari Terancam Gulung Tikar
