Baca juga: Tiga TKA Asal Tiongkok Ditangkap Massa Aksi

"Coba kalau dikali dua, maka akan menjadi 32 ribu jiwa, dan jika dikalikan dua dengan jumlah anak mereka, berarti yang akan bergantung hidup 64 ribu jiwa. Nah ini bukan hal yang kecil, kita harus perhitungkan dan pertimbangkan dengan sebaik-baiknya," paparnya.

Sebelumnya, DPRD Sultra melalui rapat dengar pendapat (RDP) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sultra Abdurahman Shaleh, External Affair Manager VDNI Indrayanto, Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra Sofyan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sultra Saemu Alwi, serta perwakilan Imigrasi Kelas IA Kendari, menyetujui kedatangan 500 TKA China tersebut dengan berbagai persyaratan.

Untuk diketahui, gelombang pertama TKA China yang bakal masuk di Sultra akan terjadi pada Selasa (23/6/2020), dengan jumlah kedatangan awal sebanyak 156 pekerja dengan kategori tenaga kerja ahli.

Reporter: Kardin