Ia meminta kepada 30 ormas khususnya masyarakat Konawe untuk menyelesaikan masalah dengan komunikasi yang baik tanpa harus melakukan penutupan perusahaan tersebut.
"Kalau ada masalah, silakan datang sampaikan aspirasinya. Jangan lagi kita berpikir mau tutup perusahaan," ungkapnya saat bertemu 30 ormas dan camat di ruang kerjanya, Sabtu (10/7/2021).
Baca juga: Transportasi Laut Antar Daerah di Sultra Tak Berlakukan Persyaratan Khusus
Baca juga: Menelisik Keberadaan Makam Moyang Etnis Tolaki yang Rusak di Tanjung Watulaki
Di tempat yang sama, Ketua umum Perkumpulan Masyarakat Tolaki (PMT), Supriadin mengatakan, pihaknya mendukung Pemerintah Kabupaten Konawe dalam perekrutan tenaga kerja lokal di PT VDNI dan OSS.
