Menurutnya, konsep Smart City menarik karena dapat mendeteksi jumlah kunjungan wisatawan yang masuk di Konawe Utara melalui penggunaan teknologi, bukan lagi secara manual.
“Untuk sektor pariwisata, saya masuknya ke sana, kalau mungkin kita bisa kerja sama, bisa kerja sama kesitu, terkait pengelolaan data jumlah kunjungan wisatawan,” kata Riyas Aritman.
Ia menambahkan, sebelumnya, ia sudah memikirkan konsep seperti itu. Bahkan sudah ada konsep untuk bekerja sama dalam merancang sebuah aplikasi bersama dengan provider yang ada di Konawe Utara.
Dengan adanya konsep Smart City yang ditawarkan XL, akan memudahkan Dinas Pariwisata dalam menyediakan data kunjungan wisatawan.
