Boyke menjelaskan, perselingkuhan ada dua macam. Perselingkuhan kering dan basah.

Saat ini, paparnya, perselingkuhan kering marak terjadi. Biasanya dimulai dari saling berkirim pesan, makan bersama, pulang bersama bahkan sampai ada panggilan khusus, seperti sayang atau cinta, kepada orang yang bukan suami atau istrinya.

Baca juga: Kendari Undercover: Aksi Plus-plus di Balik Tirai Panti Pijat

"Apalagi zaman sekarang, panggilan 'beb, cinta, say' di antara teman-teman itu dinilai hal biasa. Temannya sudah akrab, kerja satu kantor. Itu disebut perselingkuhan kering," katanya.

Perselingkuhan kering ini kerap menjadi pemicu terjadinya perselingkuhan basah. Biasa diawali curhat ke teman kerja lawan jenis mengenai masalah di rumah tangga.