Baca Juga: Kepala UPT DP3A Konawe Selatan Bantah Dugaan Pemerkosaan Kepala Desa Ambakumina

Sementara pengakuan tersangka HMT, pada hari kejadian, korban naik mobil angkutan umum jurusan Wua-Wua-Baruga, yang dikemudikan oleh tersangka. Saat itu, tersangka sedang menunggu penumpang di depan SMK 3 Kendari. Korban naik mobil tersebut untuk menemui mantan gurunya, namun tidak berhasil karena gurunya sedang rapat sekolah.

Tersangka mengarahkan korban untuk duduk di depan karena tempat di bagian belakang sudah penuh dengan murid SMKN 3 Kendari yang pulang sekolah. Namun, sesampainya di lokasi yang sepi, tersangka memerkosa korban. (B)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Haerani Hambali