Baca Juga: Remaja di Kendari Dikeroyok Sekelompok Orang Hingga Pergelangan Tangan Putus

"Bukti yang dibawa adalah pengakuan testimoni, kemudian dalam bentuk rekaman video, kemudian bukti-bukti komunikasi WA, dan foto-foto pembelian sebuah tiket Jogja, kemudian foto-foto kebersamaan dan sebagainya," katanya.

Farhat menambahkan aksi pelecehan tersebut terjadi di tujuh waktu, 13, 14, 15, 17, 18, 21, 22, 23, 25, dan 27 Agustus 2022. Kemudian, pelecehan juga diduga terjadi pada 2 September 2022 di lima tempat berbeda.

Adapun pelecehan tersebut dilakukan di kamar hotel hingga ruang kerja, namun tidak disebut rinciannya. (C)

Penulis: Adinda Septia Putri