Dia menambahkan, usaha seperti ini cukup membutuhkan kesabaran mengingat tak sedikit waktu dan ketelitian yang diperlukan dalam mengerjakannya.

Baca Juga: Kuota Haji Sultra 922 Orang, Jemaah Lansia Belum Bisa Berangkat

Selain itu, dari hobi yang dijalankan ini, tak sedikit suka dan duka yang dia alami seperti saat membuat desain totebag, jahitannya kurang pas, jahitan tidak simetris dan kurang rapi. Bahkan terkadang, dia harus membuat ulang desain dari pesanan pelanggannya karena hal tersebut, namun dia banyak belajar dari hal-hal yang kurang mengenakkan .

"Saat awal-awal bahkan pernah beberapa kali tangan tertusuk jarum, luka karena gunting, tapi itulah bagian dari proses belajar," ungkapnya.

Walaupun usaha handmade embroidery-nya ini masih skala kecil, tetapi dia sudah memiliki nama brand dari produk-produknya.