"Ini salah ini, Kalau ada dinas kebersihan pasti marah ini. Kalau begini pasti nanti pemulung yang disalahkan. Padahal tempat sampah sudah ada, masih juga buang sembarangan," omelnya.

Baca Juga: Sepasang Pemulung dengan Kisah Masa Lalu yang Pahit

Sebagai seorang pemulung yang tidak mengenyam pendidikan hingga selesai, Baharuddin jauh lebih mengerti di banding sebagian masyarakat yang berpendidikan, jika sampah sudah seharusnya dibuang pada tempatnya.

Ia mengungkapkan, tempat-tempat sampah sudah disediakan, peraturan-peraturan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan juga sudah disampaikan, namun mirisnya, masih ada saja masyarakat yang tidak mengerti dan tidak mau peduli. Sampah dibiarkan berserakkan di jalan seperti saat ini.

Baharuddin memang tidak berpendidikan namun pemahamannya akan lingkungan, jauh lebih terdidik di banding mereka yang berpendidikan namun pemahaman akan lingkungan tidak terdidik karena sering membuang sampah sembarangan. (A)