Lebih jauh, ia mengaku akan mensuport gesit pemerintah dalam membangun daerah. Namun asas manfaat berkepanjangan untuk rakyat juga harus menjadi prioritas.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Pembuatan Naskah Perda Inisiatif DPRD Mubar Naik ke Penyidikan
Selain itu, salah satu tokoh masyarakat Busel, Haji La Afa, juga ikut mengomentari status tersebut. Dalam komentarnya, mantan anggota DPRD Buton dua periode membandingkan bangunan yang baru dibangun saat ini dengan bangunan peninggalan Belanda.
"Kita hari ini cuma bangga mengapa bangunan yang dibuat pada zaman penjajahan Belanda masih utuh, dan karena keutuhannya dia dijadikan MUSEUM. MENGAPA SEBAB?
Karena Belanda berkeinginan menjajah terus negara kita dan tidak perlu banyak mengeluarkan duit untuk pembangunan," sindirnya.
