Setelah Alif menceritakan kejadian tersebut, warga di lingkungan setempat melakukan ronda malam setiap malam hingga pukul empat subuh bahkan tak jarang hingga pagi hari.
Baca juga: Cerita Mistis Gua Kumapo yang Penuh Tengkorak Manusia
"Semenjak ada ini kepala terbang, saya suruhmi suamiku jangan terlalu enak tidur da jaga-jaga dulu kita kalau tengah malam, karena biasanya itu kepala terbang tengah-tengah malam baru dilihat, kadang di jendela rumahnya orang, kadang di belakang rumahnya orang, kadang itu nanti selesai bunyi masjid baru da tidur suamiku kasian," kata Hayati (49) seorang warga yang tinggal di lingkungan Pokawa-kawa, Kelurahan Watolo, Kecamatan Mawasangka.
Mahluk menyeramkan yang biasa disebut palasik ini dikabarkan suka memangsa wanita hamil, bayi dan orang yang sedang sakit. Palasik juga mampu memakan mangsanya yang bahkan masih berada di dalam kandungan.
Sebagai pelindung diri, setiap rumah warga dipasangkan jimat seperti bambu, batang kelor dan tangkai jeruk nipis di sudut-sudut rumah.
