Baca Juga: Forsub Tolak Pj Bupati 3 Daerah Tak Lalui Usulan Gubernur Sulawesi Tenggara

Hal ini dialami langsung oleh Nurhayati, seorang pedagang kalandue yang telah berjualan selama 15 tahun, ia mengemukakan, cemaran limbah sangat mempengaruhi hasil penjualannya.

"Dulu tidak mengganggu, tapi kalau sekarang menganggu sekali. Dulu kalau kita cari kalandue cukup lumayan hasilnya, sekarang sudah agak sulit," ungkap Nurhayati.

Nurhayati juga menambahkan, hingga kini belum ada tindak lanjut pemerintah dalam menanggulangi cemaran limbah tersebut. Kata dia, seharusnya pemerintah turun langsung sosialisasi memberi himbauan, agar jangan membuang sampah di perairan Tapak Kuda.

Baca Juga: Aturan Naik Pesawat Terbaru, Tes Antigen dan PCR Tak Wajib