Tidak dipungkiri lagi jika sopir angkot kerap kali berhenti secara mendadak, untuk menurunkan atau mengambil penumpang dengan tidak memperhatikan kendaraan atau pengguna jalan yang lain, diperparah lagi berhenti tidak menggunakan lampu senja.
Hal ini turut diungkapkan oleh salah satu ibu yang mempunyai warung di depan UHO. "Dari pagi sampai sore ini saja empat motormi yang hampir tabrak belakangnya mobil angkot ,untung saja mereka tidak jatuh kasian," ungkap Andi Rahma (50).
Sudah menjadi rahasia umum sebagian besar sopir angkot di Kota Kendari tidak mengindahkan keluhan masyarakat tersebut, perkara itu bisa terjadi karena belum adanya peraturan yang benar-benar mengikat untuk menertibkan kelakuan pengendara seperti itu.
Baca Juga: Sejumlah Perusahaan Merasa Rugi Baru Tahu UMP 2022 Cuma 2,5 Juta
Kejadian seperti juga di perkuat salah satu orang yang pernah menjadi sopir angkot, Muajir Aksa (24)
