"Ini komplit bukan hanya satu, karena ini langganan kalau mirip Kali Wanggu, tapi sudah terselesaikan karena intervensi pemerintah pusat, makanya kita butuh juga Kali Kadia mudah-mudahan ada komunikasi  yang bisa kita bangun dengan Pemerintah Pusat," kata Rajab.

Kemudian, setelah melihat situasi Kali Kadia solusi yang ditawarkan untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang akan dibicarakan pada rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Kota Kendari pada Selasa (28/5/2024) besok.

"Karena kalau kita menyelesaikan hanya jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjangnya pasti akan muncul lagi. Itulah besok kita hadirkan pihak-pihak yang menangani terkait ini untuk dibicarakan," ungkap Rajab.

Rajab juga mengungkapkan untuk fokus penanganan banjir di Kota Kendari yang sudah terjadi berkali-kali. Untuk itu ia mengajak agar tidak perlu banyak perencanaan namun mengeksekusi penyebab terjadinya banjir.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Morosi Sebabkan Abrasi 42 Rumah Tenggelam, Warga Desa Muara Sampara Terancam Kehilangan Tanah dan Sejarah