"Tanah kami hanya dinilai Rp 40.000 per meter, tanaman sagu dinilai Rp 2,5 juta per rumpunnya, dalam satu rumpun ada lima sampai tujuh pohon," beber Darlis dalam pertemuan di Kota Kendari, Rabu (14/12/2022).

Baca Juga: UBPN Antam Konawe Utara Ditetapkan Objek Vital Nasional

Kata Darlis, jika pohon sagu tersebut diolah sendiri, per pohonnya dapat ia hasilkan mencapai Rp 5-10 juta setiap pohon.

Sementara itu, dari keterangan Kepala BPN Konawe Selatan, Ruslan Emba mengaku, untuk perluasan Bandara Haluoleo di Kecamatan Lamomea pihak BPN hanya sebagai penyedia lahan.

"Kami hanya memidiasi pihak masyarakat atas lahan mereka yang terkena perluasan bandara, untuk masalah harga itu dari pihak PUPR provinsi," ujar Rulan Emba. (A)