“Warga di lingkungan RW 04 banyak yang kehilangan uang dan kejadiannya setiap malam Selasa dan malam Sabtu,” ucapnya.
Kemudian ada warga yang melihat penampakan babi sebulan lalu, namun ketika ditangkap babi itu menghilang. Warga dan tokoh masyarakat melakukan pertemuan dan berupaya menangkap dengan cara wirid.
Pada Senin (26/4/2021) sekitar pukul 22.30 WIB, warga mempersiapkan diri dan pada pukul 24.00 WIB terlihat ada tiga orang menggunakan motor matik.
Baca juga: Persoalan Aset dengan Pemkot Baubau, Bupati Buton: Sudah Dibicarakan dari Hati ke Hati
“Satu orang turun menggunakan jubah menuju ke TKP kebun milik Pak Suratiyo dengan berjalan kaki. Tidak menapakkan kaki di tanah kemudian orang berjubah tersebut duduk. Setelah ditunggu selama 1,5 jam orang tersebut berubah menjadi babi hutan, warna hitam, menggunakan kalung dan memakai ikat kepala warna merah. Setelah menjadi orang tersebut berlari kesana kemari karena dikepung, babi berhasil ditangkap dengan menggunakan sorban berwarna hijau. Setelah ditangkap kemudian ditabur garam dan disabet dengan sapu lidi berjumlah tujuh batang kemudian dikandangi,” ungkap Rio.
