Wacana relokasi ini, Nahwa Umar menjelaskan bahwa, sudah melakukan kajian baik kepada akademisi maupun stakeholder. Mestinya harus segera direlokasi agar kejadian setiap tahun ini tidak terjadi lagi.

"Pada dasarnya kami (Pemkot) Kendari, sudah siap melakukan relokasi. Kemudian sudah dilakukan langkah-langkah lain, tapi jalan satu-satunya harus direlokasi," ungkapnya.

Baca Juga: Selama 2019, Kasus Komite Sekolah Jadi Top Isu di Ombudsman

Sebelumnya hujan yang melanda Kota Kendari dan sekitarnya selama empat hari bulan Juni lalu, mengakibatkan 200 Kepala Keluarga yang bermukim di tepi sungai itu, mengungsi ditenda darurat yang telah disiapkan BPBD Kota Kendari, Dinsos Sultra, Basarnas maupun Polda Sultra.

Bencana banjir yang terjadi di wilayah tersebut, tidak separah saat banjir  (7/6/2013) lalu, dengan ketinggian hampir 3 meter dan menelan satu korban jiwa.