MUNA BARAT, TELISIK.ID - Ditemukan empat titik wilayah panas di Muna Barat, pemerintah daerah bersama forkopimda cegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan lakukan beberapa langkah mitigasi.
Empat titik panas yang terdeteksi di satelit BMKG Sulawesi Tenggara dikarenakan adanya pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan, hal ini biasa terjadi saat memasuki awal Oktober.
Namun, dengan adanya pembakaran yang dilakukan dapat berimbas kerugian baik bagi manusia maupun bagi perekonomian, terlebih saat ini telah memasuki puncak musim kemarau.
Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Bahri mengatakan, ketika memasuki puncak musim kemarau biasanya ditemukan kabut asap, penyebabnya sangat beragam salah satunya karena terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Baca Juga: Waspada Karhutla, Ini 4 Titik Panas di Muna Barat
