YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Dalam waktu dekat, Hanung Bramantyo akan rilis film Kartini dan Sultan Agung versi Director’s Cut.
Kenapa versi ini penting buat Hanung? "Karena versi yang murni keluar dari idealisme saya sebagai sutradara, yang kadang, pada versi bioskop sering terjadi benturan visi dengan produser karena pertimbangan pasar dan durasi," ungkap Hanung Bramantyo.
Di versi ini, Hanung bebas melakukan editing ulang, isi musik beda. Bahkan, penyempurnaan CGI lebih baik. "Karena waktunya tidak kejar tayang," tandasnya.
Untuk mengeluarkan versi ini, Hanung Bramantyo tidak segan-segan mengeluarkan kocek sendiri. "Alhamdulillah, versi Director’s Cut ini berkesempatan mengikuti festival di kancah international," katanya.
Kartini, selection official di Eurasia Int Film Festival, Kazakstan, mendapatkan kehormatan screening di markas PBB-New York dalam kongres perempuan sedunia.
